Rabu, 09 Januari 2019

Selamat Jalan Kupu-kupu Arwinto Syamsunu Aji

Selamat jalan Arwinto Syamsunu Aji , seorang sahabat lumbung puisi yang aktif berkarya. Berikut puisinya dalam Lumbung Puisi sastrawan Indonesia jilid IV Margasatwa yang ditulis 2015
289.Arwinto Syamsunu AjiePintu Kupu-kupuAku tak sedang mencintai hujandan seluruh kata-kata yang basahdan memalamLorong tak sedang mencintai bulanKabut dan endapan debu-debu jalantak sedang mencintai lampu dankepura-puraanTubuhku kelaras daun pisang---belum sepenuhnya lepas dari pelepahdan ikatan-ikatan. “Bungkuslahdingin dan inginmu denganyang kumiliki dan kutawarkanBahkan seandainya api kau nyalakancuma membuatku riang terbakarSebab aku lebih tak mencintai lapardan kemiskinan2015,
selengkapnya di

https://docplayer.info/71424500-Lumbung-puisi-jilid-iv.html

Arwinto Syamsunu Ajie,lahir di Kebumen, 3 Maret. Ia tergabung di DSJ (Dapur Sastra Jakarta). Menulis di beberapa antologi bersama Lumbung Puisi. Puisi-puisinya dipublikasikan di media massa dan antologi bersama. Buku puisi tunggalnya yang telah terbit berjudul Langit Bersorban Awan (Teras Budaya, 2015).

Minggu, 06 Januari 2019

Asyiknya Jadi Guru Desa

Asyiknya Jadi Guru Desa

Rg Bagus Warsono

Ketika orang hiruk pikuk globalisasi
aku memandang hamparan lembah hijau
Ketika jari-jari tangan berduit sibuk mengetik hp
Aku melihat tangan terampil memainkan ani-ani
Anak-anak games dikota
kami berebut bola di kehujanan
lapangan berlumpur
Dengan mengajari berhitung dan membaca gedrig
tak usah terburu-buru pintar
katanya orang pintar banyak
dokter sudah ada, tentara sudah ada
guru mencari sekolah
insinyur mencari proyek
dan bidan mencari orang melahirkan
cukup bisa menjumlah receh rupiah dan dan membaca sajak
guru kota sibuk cari uang privat muridnya sendiri
katanya bermotor ketinggalan
Guru desa miskin serasa kaya raya
ilmu sedikit berharga
salam dan sapa desa ramah setiap hari
bila bertanya apa yang yang kau punya?
aku menjawab singkat
anak-anak adalah kekayaanku
dan masyarakat adalah bajuku
aku idola mereka sederhana
dikala hari baik
ada pengalaman mengesankan
bersama mereka.
(Indramayu, 06-01-19)