Jumat, 29 April 2011

APA PERLU JIWA INTERPREUNER DIMILIKI KEPALA SEKOLAH DASAR?

Jiwa interpreuner (jiwa usaha) apa dibutuhkan kepala sekolah? Demikian beberapa pertanyaan menanggapi kesulitan dana oprasional apabila Bantuan Oprasional Sekolah(BOS) terlambat datang. Inilah suatu dilema ketika di sekolah dasar dan Sekolah Menengah Pertama menjadi lembaga pendidikan gratis bagi masyarakat. Ketetapan Pemerintah tidak adanya pungutan biasa pendidikan di SD dan SMP berdasar pada UU tentang Wajib Belajar, secara teknis oprasional lembaga pendidikan , Kepala Sekolah menjalankan roda pendidikan hanya bersandar pada BOS. Namun demikian bagaimana jika BOS itu sendiri terlambat sampai di sekolah? Apakah pihak sekolah perlu menggalang dana lain dari masyarakat. Umpamanya dengan melakukan usaha kop[erasi sekolah sebagaimana dituntut pemimpin lembaga diharapkan memiliki jiwa usaha? Apabila ini dilakukan maka yang menjadi sasaran adalah siswa (orang tua siswa) yang berlawanan dengan kebijakan sekolah gratis di SD dan SMP.
Memang tidak sedikit sekolah-sekolah mengadakan kebutuhan peserta didiknya dengan pengadaan pemenuhan kebutuhan peserta didik melalui koperasi sekolah, seperti pengadaan buku pelajaran, baju seragam yang biasanya dijual pada awal tahun ajaran atau awal semester. Tentu saja ini menjadi perdebatan dikalangan masyarakat mengapa sekolah gratis tetapi tetap saja menjual buku? zNamun perlu masyarakat m,engetahui bahwa BOS sebagai belanjka inves pendidikan di sekolah belum atau telah mencukupi kebutuhan suatu sekolah. jadi marilah kita masyarakat dan pendidik memiliki saling pengertian akan hal dana BOS itu. Bukankah tanggung jawab pendidikan tidak hanya terletak pada pemerintah saja tetapi juga rakyat haris peduli terhadap pendidikan bangsa. Karena itu wajar apabila kepala sekolah yang memiliki jiwa usaha melakukan upaya usaha untuk memenuhi kebutuhan sekolah yang jauh dari cukup. Tetapi tentu tidak dapat dipukul rata, bagaimana jika sekolahitu di desa di lingkungan masyarakat pedesaan yang masyarakatnya menengah ke bawah. Nah.

Kamis, 28 April 2011

Guru Perlu Tingkatkan Klalifikasi Pendidikan Pribadi

Guru Di Hari Pendidikan Nasional 2 Mei ini terlihat senyum simpul, bagaimana tidak, Kenaikan Gaji PNS yang besarnya kurang lebih sepuluh prosen , Mei ini dapat terealisasi dan bulan sebelumnya mendapat Gaji susulan dari bulan Januari sampai april 2011. Senyum simpul itu tergambar ketika makin tinggi saja angka klasifikasi pendidikan pribadi guru di Indonesia saat ini. Guru Sekolah Dasar misalnya, bukan menjadi barang baru jika mereka telah banyak yang memiliki klasifikasi pendidikan Strata 2 dan Doktor. Semestinya dengan melihat perkembangan itu Guru Indonesia telah berusaha meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Namun tidak sedikit ditemukan di daerah anak-anak sekolah dasar yang duduk di bangku kelas IV belum bisa membaca. Nah ini berarti suatu hal yang sangat ironis terjadi. Mengapa sampai terjadi seperti ini, ternyata klasifikasi peningkatan pendidikan pribadi guru yang sampai bergelar doktor itu tidak menjadikan kelas sebagai objek penelitian teses atau desertasinya. Seharusnya di kelas-lah hal yang harus digali agar dapat meningkatkan mutu pendidikan. Jadi pengajaran merupakan hal utama peningkatan pendidikan di Indonesia. Pola Penelitian Tindakan Kelas yang digalakan Departemen Pendidikan Nasional seharusnya menjadi tren kalangan guru agar penelitian tiondakan kelas merupakan studi ilmiah untuk klasifikasi pendidikan pribadi guru tersebut bukan malah mendapatkan gelar diluar bidangnya. Nah.

Kamis, 21 April 2011

Karya Puisi/Cerpen Penyair Angkatan Delapan Puluhan akan diterbitkan Himpunan Masyarakat Gemar Membaca (HMGM) Indonesia

Karya Puisi/Cerpen Penyair Angkatan Delapan Puluhan akan diterbitkan Himpunan Masyarakat Gemar Membaca (HMGM) Indonesia


Pastikan dirimu sebagai Sastrawan Angkatan 80

Bagi Anda yang ingin masuik dalam buku Sastrawan Angkatan 80 Indonesia segera kirimkan naskah sastra Anda baik puisi, cerpen, atau sastra lainnya pada email ini : (agus.warsono@ymail.com) DEnhgan demikian Anda telah menjadi sastrawan Angkatyan 80-an. Tentu saja dengan syarat-=syarat sebagai berikut. Naskah telah diterbitkan pada media masa atau dalam bentuk buku pada tahun 1980-31 DEsembember 1989. Bukti naskah dikopy dan dikirim pada emaoil HMGM. Keaslian naskah dalam bentuk kliping itu akan diketahui oleh panitia penyelenggara. Bagi yang diterima akan dimuat dalam buku Sastrawan Angkatan 80 an. dan mereka yang naskahnya termuat di buku resmi menjadi Sastrawan Angkatan 19800. (agus.warsno@ymail .com)

RELAXS SEJENAK:

Negeri kita sangat kaya, 20 % emas dunia ada di Papua. Namun sampai 2025 dikuasai Amerika. Ayo generasi muda belajar agar jangan sampai aset Indonesia dikuasai negri lain. Bayangkan pada tahun 2025 Prefort, perusahaan tambang emas di Papua Barat milik Amerika itu meninggalkan negri kita, yang sisa hanya puing bekas penambngan yang tak berproduksi lagi. Emas kita habis !

UJIAN SEKOLAH DASAR TETAP DILAKSANAKAN MESKI BOS BELUM DITERIMA SEKOLAH

PENGHARGAAN perlu diberikan kepada para kepala sekolah dasar yang tetap menjalankan tugas nasional sebagai pimpinan lembaga di sekolah untuk melaksanakan Ujian sekolah bagi siswa-siswanya meski dana oprasional belum turun diterima. Pelaksanaan Ujian Sekolah yang dimulai tgl 11 April berjalan dengan lancar. Inilah pujian besar bagi Guru di Indramayu. Menyadari hal ini sebetulnmya bukan uang yang menjadi hal penting tetapi komitmen pendidikan yang dimiliki para guru di Indramayu. Dana oprasional yang seharusnya sudah diterima awal April 2011 ini mengingat menjalang pelaksanaan Ujian Nasional, memang sangat dibutuhkan,tetapi dengan kemampuan yang dimiliki oleh para kepasla sekolah , keghiatan ujian tetap dilaksanakan tanpa bantuan dari orang tua siswa, karena memang sekolah tidak boleh memungut iuran pada siswa karena di SD tidak dipungut DSP alias gratis. Keteladanan inilah yang merupakan dukungan kuat kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu. Dinas pendidikan pun tentu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk oprasional lembaga pendidikan. Dari dasar itulah sebetulnya guru indramayu tetap ingin mensukseskan pendidikan di Indramayu agar tidak tertinggal.

Jumat, 08 April 2011

LOMBA-LOMBA SISWA SEKOLAH DASAR INDRAMAYU 2011

Lomba-lomba siswa Sekolah Dasar Kab. Indramayu yang diselenggarakan mulai April sampai mei 2011 merupkan ajang kompetisi kompetensi siswa yang dimiliki oleh setiap sekolah dasar. Dimulai dari tahapan seleksi di setiap kecamatan, lomba siswa ini sangat ditunggu-tunggu oleh para guru. Lomba-lomba siswa baik Olimpiade sains, Olimpiade olah raga, kreativitas serta lomba-lomba jenis lain merupakan ajang kemampuan siswa yang berarti ajang keberhasilan guru dalam pembelajaran. H. Muhammad Rahmat,SH, MH , Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu sangat mendukung kegiatan ini bahkan membertikan apresiasi yang besar bagi para guru dan siswa agar dalam pelaksanaan lomba berjalan dengan baik sehingga menghasilkan mutu yang baik. Begitu juga Dr. Akil , Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu sangat serius menangani kegiatan ini, sehingga diharapkan Indramayu menghasilkaan prestasi pada lomba-lomba yang diselenggrakan sampai jenjang nasional seperti olimpiade sain dan sebagainya. (agus.warsono@ymail,com)

Rabu, 06 April 2011

Guru Berprestasi apa guru Teladan

Baiklah kita mulai dari penggunaan bahasa Indonesia yang benar. Kata "teladan" memberikan makna kata contoh baik yang patut ditiru. Sedang "berprestasi" memberikan makna grafik peningkatan atau penurunan sesuatu kemampuan baik individu paupun organisasi. Dari pengertian ini jelas bahwa guru berprestasi memiliki makna peningkatan sebuah(sesuatu) kemampuan pada buidang tertentu. Sedang guru teladan memberikan makna keteladanan pada bidang tertentu. Pemilihan guru berprestasi merupakan sesuatu yang sangat baik untuk peningkatan mutu guru itu sendiri. Seseorang pasti memiliki prestasi bidang masing-masing. Tentu berprestasinya guru pada bidangnya. Jadi jika ada seorang guru terpilih menjadi guru berprestasi seorang guru itu dipandang pada bidang tertentu memiliki prestasi lebih dari yang lain. Namun pada bidang tertentu maka bukanlah guru itu yang menjadi terpilih sebagai guru berprestasi. Jika seorang guru sekolah dasar berprestasi dalam pendidikannya sampai meraih gelar doktor,maka dapatlah dikatakan guru itu berprestasi lebih tinggi dari yang lain meskipun guru tersebut tidak mengikuti pemilihan guru berprestasi. Jadi kita patut mempertanyakan untuk apa pemilihan guru berprestasi itu? kenapa tidak pemilihan guru teladan ? (agus.warsono@ymail.com)