Tampilkan postingan dengan label Sastra : Lumbung Puisi Jilid II. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra : Lumbung Puisi Jilid II. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Agustus 2014

Imam Eka Puji Al-Ghazali

Imam Eka Puji Al-Ghazali

Keterasingan

Kami mulai resah menghitung angka dari jarak kedatangan dan kepulangan. Secepat apa saja yang ada di benak kami itulah yang kami buru dengan gerak dan do’ado’a. Jalan yang mana lagi yang akan kami rangkaki_ mengurai segala asing dan kepenatan. Kami linglung dari mana kami datang, kenapa kami  seperti tak mengenal lagi araharah tanah kelahiran.
Sebab terdesak_sesak, oleh tanya dan huru-hara konsep hidup untuk besok, dan lusa, yang terus  membahana menyelimuti kuping, hidung, mulut, dan  usus.

Kamilah delapan orang pemuda, yang tertatih, _berupaya termuntahkan dari diri gelap dan gempita keterasingan. Bila harus madura lalu apakah kami musti berdiri tegap mengangkat arit. Tapi siapa yang harus mati, Ki Sanak.

Malam telah datang, hanya angin yang dinginnya menulang yang setia  memeluk tubuh; tubuh gerincang_cacingan,  karena terserang wabah sungkan dan lagi-lagi karena keterasingan. Ah, kami terbuang dari tempat asal, menjumpai mahluk semacam kuntil bermulut lima, giginya bertaring bersilap- silang,  yang kapan saja siap jadi pemangsa paling heroik.

Malam kedua ini, kami memilih merapatkan jemari_  menusuk dada langit dengan tembang do’a, kemudian bumi, kami banjirkan dengan air mata tulus pinta agar segalanya berubah jadi asal. Asal mula kita dilecutkan dari rahim tanah ibu yang penuh bunga, yang betapa  sangat  kami rindui.

Romben Guna, 09/06/13; 10:13 Wib 



20 Puisi Terbaik untuk Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid II


Hasan Bisri BFC
KAMPUNG YANG KUSANJUNG

1/ kota santri
ketika orangorang bertanya dimanakah letak kota santri
dengan bangga kutepuk dada, “itulah kotaku.”
maka tak satu pun ada membantahnya
maka kaulihat, saudagarsaudagar merapat
menunggu waktu shalat
perempuanperempuan berkerudung menjadi penyejuk mata
anakanak bersarung batik dengan peci miring tak ketinggalan juga
tataplah masjidmasjid dan mushala riuh suara akanakkanak membaca Alqur’an
tapi itu dulu,
sebab para saudagar melepas lelah di cafe
perempuanperempuan berkerudung membonceng motor pacarnya
dan anakanak asik di depan layar kaca
maka, kelak anakanak kita akan mengenal kota santri dari kamus bahasa
Indonesia

2/ kota batik
ketika orangorang manca menggores tinta
resmilah kota kami menjadi kota batik adanya
kampungkampung dihias dengan gapura perkasa
pembatikpembatik sumringah
para majikan amat bungah
meski serbuan batik murah tak bisa dicegah lagi
Kota Batik, ah berapa hektare sawah menjadi sesak oleh limbah
para petani menggantung cangkul dan berlumur kecewa
ikanikan tak lagi menjadi sahabat nelayan
kampung yang senantiasa kusanjung kini siap menampung bah airmata

Pekalongan, 31 Juli 2014

20 Puisi Terbaik untuk Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid II

Lukni Maulana
Padasan Retak di Kotaku
Dimana air sumber ilmu itu
Ku temui ia meluber lalu melukai keindahan
Akan aku cengkram andai tangan ini mampu
Akan kuletakan di kotaku
Menghias wajah suram yang luka
Agar ia bangkit
Terapung diatas sana

Namun sumber ilmu tetap terpasung
Sebab kecoak memberi kabar
Bahwa air padasan telah retak di kotaku
Anak muda penuh panorama desa
Memajang rasa malu ditelinga
Keluar tanpa beban derita

Inilah kebodohan yang belum kusadari
Aku hanya bermimpi atau sekedar harapan palsu
Lalu mati
Aku hanya bertutur kepadanya
sahabat, air hujan memberi keberkahan
tapi hanya sedikit yang kita nikmati
Semarang, 31/07/2014


Operasi Kemewahan
Gedung megah bertingkat menjadikan saudarku begitu mewah
Di pabrik bergelimang buruh outsourcing
Aku ingin jadi karyawan tetap, katanya
dan kemerdekaan ingin ia miliki
akan tetapi kedaulatan tidak juga didapati

lalu untuk apa tanaman berdiri menantang
pohon pisang, kelapa, buah mangga, padi melambai
barangkali supaya gedung pabrik tetap berdiri

begitu elok embun pagi
mentari menyapa
ia tidak ada
masih ada esok hari
Semarang, 31/07/2014



20 Puisi Terbaik untuk Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid II

 Wadie Maharief
Kenangan tentang Emak

Perempuan cekatan itu
adalah emakku
Ngurus anak sepuluh hampir tak pernah mengeluh
Serba bisa meski tak pernah sekolah
tapi menjadi guru bagi anak-anaknya
Aku belajar segala dari emak
Mulai menampi beras, menanak dan menjerang air
Bikin gulai dan menyeduh kopi
Emakku perkasa, ratu yang agung
Rumah dan berandanya selalu bersih
Gemulai ia menyapu setiap pagi
Tangannya tak pernah berhenti
Seperti penari yang penuh energi
Aku rindu emak
Yang telah mengajari aku tentang hidup
dan kehidupan ini
Aku mengerti kenapa beras mesti ditampi
Sebelum ditanak, kenapa menyapu
Harus pelan tapi bersih....?
Jangan melakukan kesia-siaan dalam hidupmu, nak….
Begitu pesannya
Yogya, 25 Mei 2014







Pengumuman 20 Puisi Terbaik untuk Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid II

20 Puisi Terbaik untuk Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid II,
01. Gampang Prawoto
Pelabuhan Jiwa
02.Roni Nugraha Syafroni
KEBINGUNGAN
03. En Kurliadi Nf
GUBUK KAMI
: kapung ragang
04. Esti Ismawati.
SELAMAT PAGI KAMPUNGKU
05. Dhito Nur Ahmad
Hari Setelah Gerimis
06.Nurul Hidayah
EPISODE YANG HILANG
07. Syarif hidayatullah
Nun dan Alif kampungku
-di atas pulau terapung
08. Budhi Setyawan
Kodil – Bogowonto
09. Fatmawati Liliasari
Syair Untukmu, hadiah untuk kotaku
10. Ekohm Abiyasa
Pesan Jogja
11. I Putu Wahya Santosa
Akar Kata
12. Sofyan RH. Zaid
KAMPUNG HALAMAN KATA
13. M. Ardi Kurniawan
Purwarupa
14. Anung Ageng Prihantoko.
Setapak yang Bercerita
15. Sokanindya Pratiwi Wening
~kampung halaman ~
16. Ali Syamsudin Arsi
IA LEKAT DI PELUPUK MATA
17. Wadie Maharief
Kenangan tentang Emak
18. Lukni Maulana
Padasan Retak di Kotaku
19. Hasan Bisri BFC
KAMPUNG YANG KUSANJUNG
20. Imam Eka Puji Al- Ghazali
Keterasingan

Indramayu, 21 Agustus 2014
Ketua Tim Penyeleksi,
Wardjito Soeharso, MPd.

Pengumuman hasil seleksi tim penyeleksi antologi Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid II

Antologi
Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid II
2014
Pengumuman hasil seleki tim penyeleksi antologi Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid II
Puisi-Puisi Terseleksi untuk Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid II
01. Bambang Widiatmoko
BOULEVARD
02. Gampang Prawoto
Pelabuhan Jiwa
03 Roni Nugraha Syafroni
KEBINGUNGAN
04. En Kurliadi Nf
GUBUK KAMI
: kapung ragang
05. SRI WINTALA ACHMAD
PAYAU SUTAU MALAM
Pro: Kawan Lama
06 Refa Kris Dwi Samanta
POWER RANGERS
07 Abdul Wahid
Pesona Kilauan Mawar Putih
08. Aulia Nur Inayah
Kenangan
09. Esti Ismawati.
SELAMAT PAGI KAMPUNGKU
10. Hidayatul Hasanah
Rumah Mungil
13. Dhito Nur Ahmad
Hari Setelah Gerimis
14.Julia Hartini
Mengayuh Waktu
15. Novi Ageng Rizqy Amalia
BUKAN PERADABAN
016. Moh. Ghufron Cholid
TERKENANG KAMPUNG HALAMAN
018.Nurul Hidayah
EPISODE YANG HILANG
019. Syarif hidayatullah
Nun dan Alif kampungku
-di atas pulau terapung
20. Thomas Haryanto Soekiran 2013
JARANKEPANG DI PELATARAN BOROBUDUR
021. Wong Agung Utomo
Perempuan yang dikirimkan masalalu
022. Alra Ramadhan
Terakhir Pulang
23. Budhi Setyawan
Kodil – Bogowonto
024. Dewa Putu Sahadewa
Dua kampung
25. Nyi Mas Rd Ade Titin Saskia Darmawan
BUMI PASUNDAN
026. Dwi Rezki Hardianto Putra Rustan
Puisi Malam Singgasana Butta Salewangang
27. Fatmawati Liliasari
Syair Untukmu, hadiah untuk kotaku

28. Ekohm Abiyasa
Pesan Jogja
029. Muchlis Darma Putra
GUMITIR SUATU SENJA
030.Ridwan Ch. Madris
IBARAT DAUN SEGAR JATUH SEKETIKA
31. I Putu Wahya Santosa
Akar Kata
32.Pradita Nurmalia
33.Wulandari Nawang Wulan
Sepanjang Batanghari Rindumu Aku
34. Iska Wolandari
Desaku Malang
35.Niam At-Majha
Gumam Guman dari Sudut Desa
036. Badruz Zaman
DI PAYUDAN
037.Fitrah Rahim
Kampung Bugis
38. Diah Budiana
SAJAK SATE BANDENG
39. Fasha Imani Febriyanti
SEBUAH PERJAMUAN
40. Sofyan RH. Zaid
KAMPUNG HALAMAN KATA
41. Devi Yulianti Wafiah
Aku rindu
42. M. Ardi Kurniawan
Purwarupa
43. Jack Efendi
Majapahit, Aku Berhasrat Pulang
44. Anung Ageng Prihantoko.
Setapak yang Bercerita
45. Sokanindya Pratiwi Wening
~kampung halaman ~
46. Dianie Apnialis M
BUMI CENDRAWASIH
47. Elvis Regen
Sebuah Sungai Kerinduan
48. Diah Natalia
Banten Kulihat Kudengar
49. Andrian Eksa
KAMPUNG (TANPA) HALAMAN
50, Djemi Tomuka
ANAK-ANAK LAUT
51. Yusti Aprilina
PANTAI PANJANG
52. Sugi Hartono
BATANGHARI
53. Fitrah Anugerah
Ziarah
054. Suyitno Ethex
GEMBALA BEBEK
55. Ali Syamsudin Arsi
IA LEKAT DI PELUPUK MATA
56. Sindi Violinda
Hilangnya Kampung Halaman
57. Wadie Maharief
Kenangan tentang Emak
58. Tuti Anggraeni
KEPADAMU IBU
59. Lukni Maulana
Padasan Retak di Kotaku
60. Seruni Unie
Bengawan, Kampung Halaman
61. Lucky Purwantini
Patung Lele
62. Alya Salaisha-Sinta
Kampung Halaman
gajah.
63. Hasan Bisri BFC
KAMPUNG YANG KUSANJUNG
64. Nastain Achmad Attabani
RUMAH MASA LALU
65. Dian Rusdiana
MERANGKAI SEMESTA
66. MA’SUM
KELUHAN2 TUHAN
67. Dhinar Nadi Dewii
MEMORI KECIL
: Lumpur Lapindo
68. Nila Hapsari:
Dentum Meriam Jelang Lebaran
69. Imam Eka Puji Al- Ghazali
Keterasingan
70. Aloeth Pathi,
PULANG
71. Vera Mutiarasani
Lesap

Indramayu, 21 Agustus 2014
Ketua tim seleksi Lumbung Puisisastrawan Indonesia
Wardjito Soeharso, MPd. 

Selasa, 05 Agustus 2014

Sebelum ketinggalan segera kirimkan karya Anda Penyair Nusantara

Pengirim LUMBUNG PUISI SASTRAWAN INDONESIA jilid II
Sampai 3 Agustus 2014
Yang merasa kirim namun tidak ada dalam daftar kirimkan ulang: (DEADLINE 17 AGUSTUS 2014)
Kirim puisi ke gus,warsono@gmail.com sebanyak 2 puisi bertema kampung halaman
001 . Bambang Widiatmoko
002. Gampang Prawoto
003. Roni Nugraha Syafroni
004. En Kurliadi Nf
005. Wintala Achmad
006. Refa Kris Dwi Samanta
007. Abdul Wahid
008. Aulia Nur Inayah
009. Esti Ismawati.
010. Hidayatul Hasanah
011. Rachmat Juliaini
012. Refa Kris Dwi Samanta
013. Dhito Nur Ahmad
014.Julia Hartini
015.Novi Ageng Rizqy Amalia
016.Ghufron Cholid
017.Nur Lathifah Khoerun Nisa
018.Thomas haryanto soekiran
019.Novia Nurhayati
020.Nurul Hidayah
021.Wong agung utomo
022.Alra Ramadhan
023.Budhi Setyawan
024.Dewa Putu Sahadewa
025.Nyi Mas Rd Ade Titin Saskia Darmawan
026.Dwi Rezki Hardianto Putra Rustan
027.Fatmawati Liliasari
028. Ekohm Abiyasa
029.Muchlis darma Putra
030.Ridwan Ch. Madris
31. I Putu Wahya Santosa
32.Pradita nurmalia
033. Wulandari ( Nawang Wulan)
034.Iska Wolandari
035.Niam At-Majha
036Badruz Zaman
037Fitrah Rahim.
38.Syarif hidayatullah
039.Diah Budiana
040Fasha Imani Febriyanti
041 Sofyan RH. Zaid
O42.devi yulianti wafiah
043.M. Ardi Kurniawan
044.Jack Efendi
45 Anung Ageng Prihantoko.
46.Sokanindya Pratiwi Wening
047.Dianie Apnialis M
048.Elvis Regen
049.Malisa Ladini
050. Diah Natalia
051. Anita Riyani
052.Andrian Eksa
53,Djemi Tomuka
055.Sugi Hartono
056.Fitrah Anugerah
057.Suyitno Ethex
058.Ali Syamsudin Arsi
059. Sindi Violinda
060Wadie Maharief
061. Tuti Anggraeni
068.Dian Rusdiana
069.Ma'sum
070.Dhinar Nadi Dewii

Minggu, 06 April 2014

Pemberitahuan Pengisi Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia 2014



Panitia Seleksi Antologi Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia 2014 menyampaikan :
Terima kasih kepada para penyair nusantara yang turut mengisi kegiatan pembuatan Antologi Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia 2014.

Beberapa hal patut menjadi cacatan utuk kegiatan serupa selanjutnya :
1.Banyak karya masuk tidak memiliki relefansi dengan tema kegiatan
2.Pengiriman secara Email dengan copy paste dari blog penyair mengakibatkan rusaknya materi
   /naskah
3.Banyak naskah yang telah dipublikasikan sebelumnya di web/blog/akun public lainnya dan
    ada juga yang telah dipublikasikan lewat  media cetak.
4.Panitia tetap mengutamakan memandang isi naskah dan tidak memandang  riwayat/biodata.

I. Mengumukan nama-nama penyair yang terseleksi ke Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia 2013 sebagai berikut :  

1.Abdul Wahid (Karanganyar)
2.Ali Syamsudin Arsi (Banjar Baru)
3.Aloeth Pathi (Pati)
4.Andrian Eka Saputra (Boyolali)
5.CecepNurbani (Garut)
6.Dimas Indiana Senja(Brebes)
7.Dwi Klik Santosa (Sukoharjo)
8.Eddie MNS Soemanto (Padang) 
9.eL Trip Umiuki (Tangerang)
10.Fahmi Wahid (Hulu Sungai Tengah)
11.Fasha Imani Febrianty (Bandung)
12.Fitrah Anugerah (Bandung)
13.Gampang Prawoto (Bojonegoro)
14.Iwan Kusmiadi (Bandung)
15.Julia Hartini (Bandung)
16.Mohamad Amrin  (Indramayu)
17.Moh. Ghufron Cholid (Sampang)
18.Muhammad Hafeedz Amar Riskha (Indramayu)
19.Nieranita (Kuwait)
20.Novy Noorhayati Syahfida (Bandung)
21.Puji Astuti(Cianjur)
22.Rezqie Muhammad AlFajar Atmanegara (Hulu Sungai Tengah)
23.Ridwan Ch. Madris (Bandung)
24.Roni Nugraha Syafroni (Cimahi)
25.Soekoso DM (Purworejo)
26.Sokanindya Pratiwi Wening (Medan)
27.Sus S. Hardjono (Solo)
28.Syarif hidayatullah (Barito Kuala)
29.Wadie Maharief (Yogyakarta)
30.Wardjito Soeharso (Semarang)

II. Antologi kini tengah dalam proses editing dan proses cetak. Masing-masing peserta mendapatkan  1 buku Antologi yang akan dikirim ke alamat penyair tanggal 17 April 2014 stepel pos, termasuk  sebuah kaos cinderamata untuk 10 peserta dengan puisi pilihan panitia.
Bagi penyair tersebut di atas yang belum melengkapi alamat rumah dapat mengirimkan alamatnya lewat agus.warsono@ymail,com.
Nama-nama penyair yang mendapat kaos cinderamata adalah sebagai berikut : Ali Syamsudin Arsi, Aloeth Pathi, CecepNurbani, Dimas Indiana Senja, Dwi Klik Santosa, Gampang Pranoto, Moh. Ghufron Cholid, Wardjito Soeharso, Wadie Maharief, Soekoso DM
III. Buku antologi terarsip sebagai dokumentasi Sastrawan Indonesia di HMGM  dan
       nama- nama penyairnya tercatat dalam daftar penyair HMGM

IV.Puisi dan penyair  termuat dalam antologi dipublikasikan di www.ayokesekolah.com dan majalahsuluh.blogspot.com

Bagi yang menghendaki buku antologi lebih dari satu dapat mengirikmanbiaya ganti cetak dan transport  pengiriman.
Demikian pemberitahuan ini, terima kasih.

Indramayu, 6 April 2014
Panitia,
Rg Bagus Warsono