Tampilkan postingan dengan label Sastra : Penyair Mancing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra : Penyair Mancing. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Desember 2016

Banyak yang tertarik pada kegiatan sastra bertema alam seperti Temu Kecil Penyair Mancing

Siapa tahu nanti orang Malaysia dan Brunai tertarik kegiatan kecil ini karena pancaran tulisan, Setidaknya menjadi contoh pengembangan pola promosi wisata daerah yang dilakukan penyair. Dan yang hadir di menjadi senang karena menjadi orang pertama yang melakukan.
Sebuah respon positif dari sahabat penyair di luar negeri.

Pertama di Indonesia , Temu Kecil Penyair, Mancing

Pertama di Indonesia
Kegiatan Sastra bertema alam dalam Sejenak Sahabat Penyair Bersama Alam berjudul Penyair Mancing (Time Friends With Nature) di Sanggar Sastra Meronte Jaring Indramayu adalah event sastra penyair Indonesia yang pertama melakukan pendekatan alam dan kehidupan nelayan serta pola promosi wisata daerah yang dilakukan penyair. Meski kegiatan sastra biasa kecil dan terbatas ini, memiliki keunikan tersendiri dimana mempromosikan puisi dan penyairnya kepada masyarakat melalui hasil kegiatan berupa portofolio video yang akan diperkenalkan di youtube. Kegiatan ini juga menyikapi semakin memasyarakatnya penggunaan media internet dengan produk sastra yang turut menyikapi perkembangan.
Penyair Mancing juga adalah bentuk rekreasi produksi sastra dimana dari jelajah wisata alam akan ditarik karya baru yang menyentuh kehidupan nelayan pantura.

Selasa, 29 November 2016

Benua dalam petaku adalah air

Benua dalam petaku adalah air
ombak, badai, riak dan percik air
mandiku adalah angin
dingin, topan, dan beliung angin
aku merasa terhuyung didaratmu kawan
biarlah kami hanya di bibir pantai

Rg Bagus Warsono
Indramayu, Juni 2015